Adhie M. Massardi/Net

telusur.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan disarankan untuk fokus pada tindak pidana korupsi dalang di balik aksi penyerangan terhadap dirinya.

Saran itu disampaikan mantan juru bicara Presiden Ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid, Adhie M. Massardi menanggapi pernyataan Novel di media massa, yang mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk betul-betul memperhatikan upaya pengungkapan kasus penyerangan terhadap dirinya.

CARI CARA LAIN ‚óŹ kalau hanya mengingatkan, beliau pasti masih ingat. Coba @KPK_RI cari cara lain tapi tidak nyimpang. Fokus pada tindak pidana korupsi sang dalang. Jangan minta bantuan, mereka sedang sibuk pilpres…!!,” tulis @AdhieMassardi melalui akun Twitter miliknya, @AdhieMassardi, Sabtu (18/8/18).

BACA JUGA :  Batal Deklarasi di Tuprok, Pendukung Jokowi Kecewa

Sebelumnya, Novel kembali meminta Presiden Jokowi betul-betul memberikan perhatian dalam upaya pengungkapan kasus penyerangan terhadap dirinya, yang terjadi pada 11 April 2017, atau yang sudah setahun lebih berlalu.

“Bapak Presiden saya harapkan betul-betul mau memberikan perhatian dan mendukung pemberantasan korupsi,” kata Novel usai mengikuti upacara peringatan 17 Agustus di gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/8/18).

Hal tersebut dikatakannya menanggapi belum juga terungkapnya pelaku penyerangan terhadap dirinya dan apakah perlu mengirimkan surat kepada Presiden untuk segera membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF).

BACA JUGA :  Kegagalan-kegagalan Jokowi Urus Pemerintahan

Menurut Novel, dukungan dari Presiden sangat penting dalam upaya pengungkapan penyerang terhadap dirinya maupun orang-orang yang berjuang dalam pemberantasan korupsi. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini