foto|net

telusur.co.id – Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) mengungkapkan situasi dan kondisi kota Ghazni Afghanistan, belum aman bagi warga sipil atau pekerja bantuan untuk masuk atau keluar dari kota, meskipun sudah empat hari setelah pejuang Taliban diusir dari kota tersebut.

Seperti dilansir aljazeera.com, kondisi kota Ghazni seperti kota mati. Mayat-mayat berserakan di jalanan kota.

Palang Merah dunia sedikitnya mengangkut 250 mayat dari jalanan kota, dan lebih dari 200 warga sipil tewas dan ratusan lainnya terluka selama serangan lima hari oleh masukan pemerintah dan koalisi Amerika Serikat.

BACA JUGA :  Hormati Lebaran, Pemerintah Afghanistan dan Taliban Bakal Genjatan Senjata

Saat ini, masih banyak warga terperangkap di rumah mereka selama lima hari ketika ribuan pejuang Taliban dan tentara Afghanistan bertempur di jalanan.

Helikopter AS, pesawat tak berawak, dan pesawat pengebom B-1 berpatroli di atas wilayah tersebut. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini