Istimewa

telusur.co.id – Tokoh Jawa Barat yang tergabung dalam Para Pejuang Ki Sunda mendorong putra daerah Jabar, Ahmad Heryawan dan Yuddy Chrisnandi untuk diusung dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.

Sebab, keduanya dinilai mampu mengangkat harkat dan martabat serta menjadikan warga Jawa Barat dan Banten lebih sejahtera.

Ketua Kerukunan Tatar Sunda, Aceng Nasir mengatakan, warga Sunda siap mendukung dan memilih calon Presiden 2019 yang memiliki kesungguhan komitmen dan keberpihakan pada rakyat Indonesia khususnya keberpihakan pada warga Sunda.

“Demi eksistensi dan harkat manabat KI-Sunda dcngan tawadhu warga Sunda berketctapan hati untuk mengusung dan mcngusulkan kepada para Calon Presiden mendatang dua potensi pejuang Ki-Sunda sebagai calon wakil Presiden yakni kang Aher dan Kang Yuddy Chrisnandi,” kata dia dalam keterangan kepada wartawan, setelah acara Pejuang Ki Sunda mendorong Kang Aher atau Yuddy Chrisnandi sebagai calon Wakil Presiden 2019.

Hadir tokoh-tokoh Sunda seperti Tjetje Padmadinata, Didi Turmudi (Paguyuban Pasundan), Robi Nurhadi (Ketua GENTRA Sunda), Noeri Ispandji (Ketua AMS), Memed Hamdan, Dindin Maolani, Hendi (DAMAS), Aceng Ahmad Nasir (Ketua Karukunan Tatar Sunda), Andri P.K (GERPISS), Robi Maulani (Sundawani) dan perwakilan masyarakat Sunda dari berbagai daerah di Indonesia dan di luar negeri.

BACA JUGA :  Pilpres Bakal Panas Jelang Detik-detik Pendaftaran Capres

Menurut Aceng, dukungan ini sudah melalui perenungan panjang para Pejuang Ki Sunda di tatar Jawa Barat.

Dalam konteks politik saat ini, kata Aceng, Indonesia telah memilih demokrasi sebagai sistem politik berbangsa dan bernegara hingga penerapan sistem pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden/Wakil Presiden secara langsung, warga Sunda terus menjadi pendukung setianya.

“Maka wajarlah kalau saat ini para sesepuh Sunda beserta masyarakatnya mengajukan tokoh-tokohnya untuk dijadikan Calon Wakil Presiden, yakni kang Aher dan kang Yuddy,” kata Aceng.

Aceng mengatakan, Sunda sebagai suku bangsa terbesar kedua di Indonesia telah memberikan andil dan sumbangsih yang sangat besar bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dari mulai Pra-Kemerdekaan, masa awal kemerdekaan hingga hari ini saat usia kemerdekaan bangsa Indonesia memasuki usianya yang ke 74 tahun.

Warga Sunda juga selalu senatiasa konsisten dengan keputusan bersama bangsa Indonesia dari mulai pondasi Bangsa yakni dalam benluk penerimaan dan pembela 4 Pilar Negara Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika hingga

Bahwa setiap warga Sunda dimanapun memiliki kesungguhan dan keteguhan yang kum umuk terus terlibat memberikan kontribusinya dalam setiap proses pembangunan dimanapun dan dalam bcntuk apapun agar senantiasa. pembangunan memberikan kemaslahatan bagi seluruh warga bangsa Indonesia dengan prinsip keadilan dan kesetaraan.

BACA JUGA :  Rektor UKRI Ungkap Alasan Prabowo Fokus di Pendidikan

Kendati demikian, lanjut Aceng apa yang diperoleh oleh warga Sunda selama ini terasa jauh dari rasa keadilan dan kesetaraan.

“Pemerataan dan kenikmatan pembangunan seperti tidak mcmihak kepada warga Sunda khususnya yang menetap di wilayah utamanya yakni Jawa Barat dan Banten.

Apresiasi para elite politik dan pemegang kekuasaan di pusat pun sepertnya tidak lagi proporsional dengan apa yang telah diberikan warga Sunda. Bagai sebuah konspirasi elite yang menaflkkan eksislensi dan harga diri Ki-Sunda, para elite sepeni mengabaikan para tokoh dan potensi Ki-Sunda dalam kesempatan menempati posisi yang memungkinkan Ki-Sunda ikut mengelola dan berjuang demi kepemingan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Melalui momentum Demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2019 yang prosesnya berawal dari pencalonan Presiden dan wakil Presiden yang dimulai dalam waktu dekat ini. Maka dengan ini seluruh warga dan pejuang Ki-Sunda di Jawa Barat Banten dan seluruh pelosok menyampaikan pesan kepada siapapun yang menyatakan dirinya siap bertarung di Pemilihan Presiden dengan mendukung putra Sunda untuk maju,” kata Aceng. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini