Bawaslu/Net

telusur.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan panggilan kepada pelapor dugaan mahar Rp 500 miliar Sandiaga Uno, yakni Federasi Indonesia Bersatu (Fiber).

Atas panggilan Bawaslu itu, Fiber pun datang. Menurut Kuasa Hukum Fiber, Zakir Rasyidin, kedatangannya untuk diklarifikasi terkait laporan dugaan mahar Rp 500 miliar yang disebut dikeluarkan oleh Sandiaga Uno, Cawapres dari Prabowo Subianto.

“Hari ini untuk mengklarifikasi atas laporan Federasi Indonesia Bersatu beberapa hari yang lalu,” kata Zakir, di kantor Bawaslu, Jalam MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/8/18).

Dalam proses klarifikasi, kata dia, pihaknya mengajukan beberapa saksi, salah satunya Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief, yang secara blak-blakan menyebut Sandiaga memberi mahar pada PAN dan PKS, agar mendukungnya menjadi Cawapres Prabowo, di Pilpres 2019.

BACA JUGA :  Jokowi Hadiri Peresmian BTN Digital, Banyak Bangku yang Kosong

“Bawaslu minta kita hadirkan saksi. Kami (akan) hadirkan Andi Arief dan wakil ketua umun Fiber Frits Bramy Daniel,” kata Zakir.

Dipilihnya Andi, lantaran ia mendapatkan informasi dari orang-orang yang kredibel. Zakir pun meminta Bawaslu turut serta memanggil nama-nama yang telah disebutkan Andi Arief.

Diketahui, Fiber telah melaporkan Sandiaga Uno ke Bawaslu atas tudingan Wasekjen Demokrat Andi Arief soal duit Rp 500 miliar, yang Sandi Uno berikan ke PKS dan PAN untuk penentuan cawapres Prabowo Subianto.

Sandi sendiri telah membantah kabar itu. Sandiaga mengatakan tidak ada uang mahar yang diberikan ke parpol koalisinya. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini