Ilustrasi

telusur.co.id – Rencana Pemerintah DKI Jakarta, bersama Ditlantas Polda Metro Jaya untuk menutup 19 gerbang tol selama perhelatan Asian Games, yakni sejak 18 Agustus sampai dengan 2 September mendatang, dibatalkan.

Adalah Ketua Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono yang memberitahukan soal pembatalan tersebut.

Menurut Bambang, pihaknya menerima sejumlah keluhan akibat penutupan 19 ruas tol terkait arus perjalanan dan kepulangan atlet Asian Games 2018.

Keluhan, datang dari masyarakat dan para pengusaha. Mereka, merasa terganggu lantaran proses pengiriman logistik tersendat akibat kemacetan di ruas jalan arteri.

BACA JUGA :  Tujuh Tahun Terkatung-katung, UU TKI Akhirnya Disahkan

“Kita mempertimbangkan efektivitas arus logistik tidak boleh terganggu terlalu lama,” kata Bambang di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/18).

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf menyatakan, pihaknya akan memberlakukan sistem buka tutup ruas jalan arteri secara situasional.

“Pada saat tertentu bisa kita buka sesuai situasi yang ada. Sedangkan ruas jalan arteri nggak perlu ditutup lama-lama, ditutupnya sebentar saja saat rombongan atlet melintas,” kata Yusuf. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini