Ketua umum PPP Khittah, Tamam Achda.Foto:Istimewa

telusur.co.id – Pernyataan Presiden Jokowi yang ‘mengajak’ berantem kepada para pendukung dan relawannya menuai kritikan tajam dari elite partai politik termasuk ketua Partai Persatuan Pembangun (PPP) Khittah, Tamam Achda.

Untuk itu, Tamam Achda mengharapkan Presiden Jokowi memberikan penjelasan serta klarifikasi mengenai omongannya tersebut. “PPP Khittah berharap President dapat segera mengklarifikasi maksudnya ucapannya itu,” ujar Tamam Achda kepada wartawan, Senin.

Bekas anggota DPR itu menekankan perlunya klarifikasi, supaya pernyataan Presiden Jokowi ini tidak semakin membuat situasi dan kondisi di masyarakat bertambah panas. Diakui dia, menjelang pendaftaran Capres dan Cawapres situasi di tengah masyarakat semakin mendidih. “Klarifikasi agar tidak semakin liar dan bebas diterjemahkan oleh rakyat,” usulnya.

BACA JUGA :  Di Markas DDII, Kapolri Minta Maaf Kepada Seluruh Umat Islam

Sukur-sukur, lanjut Tamam, pernyataan Jokowi di dalam acara rapat umum relawan hanya keseleo lidah sehingga rakyat bisa memahami. “Mudah-mudahan itu hanya slip of the tongue saja. Karena jika tidak, itu sungguh tidak masuk akal, masak seorang President memberi motivasi kepada relawannya, untuk berani berkelahi,” harapnya.

Presiden Jokowi usai meninjau venue Asian Games di Ancol, Senin (6/8) secara tegas membantah jika pernyataannya di acara rapat umum relawan pada Sabtu (4/8) di Sentul mengajak berantem kubu lawan.

Diapun berharap masyarakat tak terpancing dan melihat pidatonya secara keseluruhan. Menurut dia, jika melihat pidatonya secara menyeluruh, maka akan terlihat maksud Jokowi sebenarnya. “Jangan diambil sepotongnya saja. Nanti yang enak yang mengomentari kalau seperti itu. Dilihat semuanya secara keseluruhan. Konteksnya akan kelihatan,” tutup Jokowi. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini