telusur.co.id – Pengurus Koordinator Wilayah Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati Jawa Barat melakukan audiensi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat.

Audiensi ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Lahir Korps PII Wati yang ke-54 jatuh pada 25-26 Agustus, dan peluncuran gerakan eksternal yang bernama Brotherhood: Pelajar Subject Perubahan.

Kepala Divisi Kajian Strategis dan Isu Kemuslimahan Korwil PII Jabar, Alni Nur Firani menerangkan, gerakan brotherhood merupakan proses pembentukan peningkatan kemampuan produktivitas pelajar perempuan.

“Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelajar puteri yang sesuai dengan perannya sebagai entitas sosial,” kata Alni dalam keterangan persnya kepada telusur.co.id, Kamis (16/8/18).

BACA JUGA :  HUT ke-54, PII Wati Usung Tema Peran Pelajar Puteri di Era Milenial

Menurut Alni, dalam rangka menyambut bonus demografi di Tanah Air, maka kemampuan pelajar perempuan juga harus ditingkatkan. Karenanya, PII Wati menggagas gerakan Brotherhood.

Dalam gerakan tersebut, ada tiga skill yang akan dimiliki oleh pelajar perempuan diantaranya kemampuan Public Relationship, peer counseler, dan juga sebagai Event Organizer.

“Ketiga kompetensi tersebut bisa diaktualisasikan untuk menjadikan pelajar puteri lebih produktif sebagai subjek perubahan sesuai dengan tupoksinya,” terangnya.

Senada dengan itu, pihak P2TP2A Jawa Barat yang diwakili oleh Dwi, mengaku  bangga dengan gagasan Gerakan Brotherhood yang bakal diluncurkan saat Harlah PII Wati. P2TP2A, kata Dwi, akan mendukung gerakan Brotherhood tersebut. Karena, perempuan memang harus dan terus ditingkatkan knowledge nya dalam rangka menyambut bonus demografi.

BACA JUGA :  HUT ke-54, PII Wati Usung Tema Peran Pelajar Puteri di Era Milenial

Disamping itu, Ia juga mengingatkan kepada PII bahwa sebagai organisasi  Islam harus bisa merepresentasikan keislamannya dalam behavior dan attitudenya.

“Hal ini sesuai dengan gerakan PII Wati sebagai sahabat pelajar dengan menjaga dan menanam nilai-nilai keislaman pada semangatnya,” pungkas Dwi. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini