telusur.co.id- Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, diminta untuk segera menyelesaikan persoalan pengelolaan Pasar Turi. Sebab, mati surinya keadaan pasar berdampak kepada para pedagang, termasuk juga ekonomi Surabaya.

Salah satu pedagang depot makana Pasar Turi, Ita Sulistiani meminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bijak melihat persoalan pengelolaan pasar.

“Yang dirugikan ini bukan kami saja, ekonomi Jatim dan ekonomi Surabaya sebenarnya. Nggak ada hubungannya sama investor. Makanya tolong Bu Risma bijak melihat persoalan ini,” kata Ita di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/8/18).

Menurut Ita, saat ini ribuan pedagang resah dengan kondisi pasar. Karena, nasib mereka seolah digantung oleh Pemkot.

BACA JUGA :  Medali Kemerdekaan Pers Untuk Jokowi Dinilai Tidak Pantas

Apalagi, pasca pembangunan gedung baru pada pengunjung semakin sepi. Kemungkinankan penyebabnya, lantaran pasar belum difungsikan secara maksimal.

“Kita jualan di sini (pasar turi baru) tapi TPS (tempat penampungan sementara) nggak dibongkar. Bagaimana yang disini mau ramai?,” tegas Ita.

Oleh sebab itu, Ita meminta Pemkot Surabaya menertibkan TPS di depan pasar. Agar, para pembeli akan belanja di pasar yang baru dibangun tersebut.

Selain itu, Ita berpandangan, tidak dibongkarnya stan, menunjukkan tidak adanya komitmen dan keberpihakan Pemkot Surabaya untuk menjadikan Pasar Turi sebagai pusat aktivitas perekonomian.

BACA JUGA :  Ngamuk Saat Mau Dipotong, Sapi Kabur Ke Terminal

“Izin operasional juga belum keluar, padahal kami sudah bertahun-tahun mengisi (stan gedung),” imbuhnya.

Saat dirinya mengeluh ke pihak pengelola terkait kendala, ternyata pihak pengelola tidak bisa berbuat banyak, lantaran terkendala izin.

“Tolong keluarkan izin pasar ini agar dikelola maksimal,” tutupnya.

Diketahui, serah terima kios berlangsung sejak Desember 2014 sampai awal 2015. Kemudian, jumlah stan di Pasar Turi Baru yang sudah selesai dibangun sebanyak 6.400 unit. Dari jumlah itu, sebanyak 4.500 unit kios telah terjual ke pedagang diantaranya 3.600 unit ke pedagang lama dan 900 unit pedagang baru.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini