John McCain/Net

telusur.co.id – John McCain, senator Amerika Serikat itu tutup usia setelah berjuang melawan kanker otak.

Berdasarkan keterangan resmi dari kantor McCain, sebagaimana dimuat Channel News Asia, Minggu (26/8/18), John Sidney McCain III meninggal dunia pukul 4.28 sore, 25 Agustus 2018 waktu setempat.

Pria berusia 81 tahun itu, dikenal sebagai pahlawan perang yang selama ini mendorong persatuan di tengah perpecahan warga AS di era pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

“Senator McCain, terima kasih untuk jasa Anda,” demikian tulisan dalam spanduk, yang terpasang di sepanjang jalan ke rumahnya, di wilayah pedesaan Sedona, Arizona.

McCain lahir pada tanggal 29 Agustus 1936. Ia adalah politikus AS yang menjabat sebagai Senator AS senior dari Arizona. Ia terpilih mewakili Arizona pada tahun 1986. Ia adalah calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik dalam pemilihan presiden 2008, yang dikalahkan oleh Barack Obama.

McCain lulus dari Akademi Angkatan Laut Amerika Serikat tahun 1958 dan mengikuti jejak ayahnya dan kakeknya. Ia menjadi penerbang angkatan laut dan menerbangkan pesawat penyerang darat dari kapal induk.

BACA JUGA :  Situasi Politik Amerika 'Mendidih', Obama dan Hillary Clinton Dikirim Paket Mencurigakan

Pada masa Perang Vietnam, ia hampir gugur dalam kebakaran USS Forrestal 1967. Ketika McCain sedang menjalankan misi pengeboman dalam Operasi Rolling Thunder di Hanoi bulan Oktober 1967, ia ditembak jatuh, luka parah, dan ditangkap oleh pasukan Vietnam Utara. Ia menjadi tawanan perang sampai 1973. McCain berkali-kali disiksa dan menolak tawaran pemulangan awal. Luka yang ia alami saat perang berdampak buruk terhadap kemampuan fisiknya.

Pensiun dari AL dengan pangkat kapten tahun 1981 dan pindah ke Arizona, lalu merambah dunia politik. Pada tahun 1982, McCain terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat selama dua periode. Ia menjadi anggota Senat A.S. tahun 1987 dan terpilih kembali sebanyak lima kali, terakhir tahun 2016.

BACA JUGA :  Pemimpin Tinggi Iran Sebut Donald Trump Pria Picik

Meski secara umum menganut prinsip konservatif, McCain dikenal sebagai pemberani karena bersedia tidak sepakat dengan partainya sendiri dalam isu-isu tertentu. Setelah diinvestigasi dan dibebaskan dalam skandal pengaruh politik 1980-an sebagai anggota Keating Five, ia mulai berfokus pada reformasi pendanaan kampanye. Ia meloloskan Undang Undang McCain Feingold pada tahun 2002.

Selain kalah dari Obama, McCain juga kalah dari George W. Bush dalam Pilpres tahun 2000.

Pada tahun 2013, ia menjadi tokoh penting di Senat karena merundingkan beberapa isu tertentu di lingkungan pemerintahan yang sangat partisan.

Tahun 2015, McCain menjadi Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat. Dua tahun kemudian, ia mengurangi beban tugasnya di Senat setelah didiagnosis menderita kanker otak. Pada Agustus 2018, keluarganya mengumumkan bahwa ia akan berhenti menjalani perawatan kesehatan; ia meninggal dunia pada usia 81 tahun tanggal 25 Agustus 2018, empat hari menjelang ulang tahunnya ke-82. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini