telusur.co.id – Usai dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Komjen Pol. Syafruddin melakukan serah terima jabatan (Sertijab). Sertijab ini ditandai dengan penyerahan memori jabatan berupa tugas, wewenang, dan tanggung jawab sebagai Menpan RB dari Asman Abnur kepada Syafruddin.

“Apa yang sudah dilaksanakan Pak Asman akan dilanjutkan karena programnya cukup baik,” ujar Syafruddin dalam acara Sertijab di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Rabu (15/8/18).

Menurut Syafruddin, visi PAN-RB mewujudkan aparatur negara yang berkepribadian, bersih, dan kompeten untuk mencapai kualitas pelayanan publik yang berkinerja tinggi adalah sesuatu yang harus diwujudkan. Hal ini untuk mendukung program Nawacita pemerintah guna lebih melayani masyarakat.

Ia menyatakan, bahwa Jokowi berpesan semua program yang sudah dijalankan oleh Asman Abnur harus tetap dilanjutkan. “Kita akan menyelesaikan yang tersisa,” paparnya.

Ditempat yang sama, Asman Abnur berharap agar capaian-capaian Kemenpan RB dapat terus ditingkatkan. Guna menjawab aspirasi masyarakat dan tantangan global yang menuntut birokrasi yang makin responsif dan melayani.

BACA JUGA :  Menpan RB Bangga Situbundo Integrasikan Sistem Penegakan Hukum secara Elektronik

“Saya berharap capaian-capaian Kementeriaan PANRB dapat dilanjutkan dan terus ditingkatkan,” terangnya

Ditambahkan Asman, bersama seluruh jajaran PANRB, telah berupaya melakukan berbagai langkah terobosan. “Kami menilai bahwa berbagai langkah terobosan tersebut telah bergulir dan sudah dirasakan oleh banyak Kementerian/Lembaga dan daerah di berbagai bidang berbasis manajemen kinerja,” ujarnya.

Terdapat empat program besar yang dijalankan dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan. Diantaranya ialah peningkatan efektivitas dan efisiensi birokrasi, mewujudkan kelembagaan pemerintahan yang efektif dan efisien, pembangunan SMART ASN dalam rangka mewujudkan World Class Government, dan Peningkatan Pelayanan Publik.

Asman menyampaikan dalam program penguatan reformasi birokrasi mengalami banyak kemajuan. Dengan adanya pembangunan Zona Integritas, mendorong unit kerja mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) makin menjadi gerakan masif di berbagai instansi dan daerah khususnya di instansi penegakan hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, Pengadilan dan Lembaga Pemasyarakatan.

Ia juga menjelaskan jika pihaknya telah melakukan penataan kelembagaan pemerintah. Dari 2014 sampai saat ini, terdapat 23 Lembaga Non Struktural (LNS) yang telah disederhanakan dengan melakukan penggabungan dan penghapusan.

BACA JUGA :  Menpan RB Bantah Tudingan 90 Persen Kementerian Jual Beli Jabatan

Dalam reformasi sumber daya aparatur, juga telah melakukan berbagai langkah perbaikan dengan sasaran terwujudnya rekrutmen ASN yang makin kredibel , transparan dan akuntabel setelah 4 tahun moratorium. “Saat ini, penerimaan CPNS dengan sistem online sudah bebas dari KKN,” jelasnya.

Pelayanan Publik juga makin mendapat apresiasi masyarakat dengan makin banyak berdirinya Mal Pelayanan Publik di berbagai daerah di Nusantara. “Meningkatnya pelayanan publik tak hanya bermakna meningkatnya manfaat dan pelayanan bagi masyarakat melainkan juga berarti berubahnya cara pandang dan pikir aparatur negara dalam melayani warganya ke arah yang lebih baik,” bebernya.

Asman Abnur, mengatakan seluruh jajaran Kemenpan RB akan tetap mendukung pelaksanaan tugas menteri. “Budaya kerja Kementerian PANRB yang melayani dan berbasis kinerja akan membantu Bapak dalam mewujudkan dan menyelesaikan tugas Bapak dengan sebaik-baiknya,” tutup.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini