Didik Mukrianto/Net

telusur.co.id – Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR, Didik Mukrianto mendesak pemerintah berkata jujur mengenai situasi perekonomian Indonesia saat ini. Apalagi, hutang terus bertambah dan harga-harga kebutuhan pokok semakin naik drastis.

Kejujuran dari pemerintah akan membuat masyarakat mengerti dan memahami apa sedang dialami oleh bangsa Indonesia. “Untuk hutang. Pemerintah terbukalah Jangan diartikan sebagai beban masa lalu. Dibuka saja,” ucapnya kepada wartawan, Kamis (23/08/18).

Ia juga menyindir sikap Sri Mulyani yang sebelumnya pernah menjadi menteri keuangan di era SBY, kemudian malah menyalahkannya.

Menurut Didik, sebagai Menkeu SBY, Sri Mulyani pasti tahu capaian ekonomi di pemerintahan SBY. “Bu Sri Mulyani dalam lingkungan itu sangat besar bagaimana pemerintah SBY melunasi hutang IMF. Bagaimana kita masuk di G20 ini kan suatu catatan prastasi,“ ungkapnya.

BACA JUGA :  Inilah Pesan Ketua MPR RI Kepada Generasi Milenial Saat Beri Kuliah Umum di UMS Surakarta

Oleh karena itu, ia berharap apa yang disampaikan beberapa tokoh nasional seperti Zulkifli mengenai situasi perekonomian Indonesia dapat membuat Pemerintah lebih jujur mengenai masalah ekonomi.

“Apa yang disampaikan Pak Zul ini mudah-mudahan pemerintah lebih jujur untuk memberitahukan kepada rakyat bahwa utang negara itu seperti apa jangan menjadi sebuah metode komparatif yang tidak mendidik yang terpenting sekarang ini apa yang dilakukan pemerintah kerika ekonomi sedang tertekan,” ungkapnya lebih lanjut.

Seperti diberitakan, hubungan antara Sri Mulyani dengan Zulkifli Hasan masih memanas. Kekisruhan berwal dari pidato Zulkifli yang saat ini duduk dibangku ketua MPR RI saat rapat tahunan MPR. Ia meminta pemerintah memperbaiki manajemen pengelolaan utang.

BACA JUGA :  Balas Kritikan Sri Mulyani, Sindiran Zulhasan Menohok Sekali

Pernyataan Zulkifli dibalas oleh Sri Mulyani yang saat ini diperintahan Jokowi-JK sebagai menteri keuangan bahwa pernyataan Zul mengandung politik dan menyesatkan. Karena Sri Mulyani menyatakan, utang yang ada sekarang adalah warisan dari utang dari pemerintahan terdahulu. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini