telusur.co.id – Berkas persyaratan dari dua partai pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kedua partai tersebut ialah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Perindo.

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari, mengatakan, kedua berkas partai itu dicoret, lantaran bukan partai peserta pemilu 2014. Karena, dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyebutkan pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi threshold pemilu sebelumnya atau pemilu 2014.

“Secara formil yang mendaftarkan atau yang mengusulkan adalah partai politik peserta pemilu 2014. Gabungan parpol yang memenuhi treshold,” kata Hasyim di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/18).

BACA JUGA :  PSI Dan Perindo Diverifikasi Faktual

Hasyim melanjutkan, ketentuan ini diatur dalam Pasal 222 UU Pemilu, menyebutkan Pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau partai gabungan peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya. “Yang dihitung hanya partai politik peserta pemilu 2014,” papar dia.

Diketahui, Perindo dan PSI berkasnya dicoret KPU. Dokumen tersebut antara lain, formulir model B-1 PPWP (surat pencalonan yang ditandatangani pimpinan parpol atau gabungan parpol), form model B-2 PPWP (surat pernyataan parpol atau gabungan parpol mengusulkan paslon dan tidak menarik dukungan), dan form model B-3 PPWP (surat kesepakatan parpol atau gabungan parpol dengan paslon).

BACA JUGA :  PSI Dan Perindo Diverifikasi Faktual

Sebagaimana diketahui, paslon Jokowi-Amin diusulkan oleh 7 parpol, yakni PDIP, Partai Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura dan PKPI. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini