Muhammad Nasir Djamil/Net

telusur.co.id – Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil meyayangkan sikap dan kebijakan pemerintah yang sampai saat ini enggan menetapkan gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai bencana nasional.

Keengganan itu karena dikhawatirkan akan berdampak terhadap pariwisata Indonesia, terutama di NTB. “Negara ini hadir untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah rakyat Indonesia. Karena itu negara harus hadir untuk melakukan rekontruksi dan rehabilitasi  di NTB”, ujarnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Selasa (21/8/2018).

Menurutnya, penetapan bencana nasional akan memudahkan koordinasi dan pembagian kerja serta adanya tanggungjawab yang jelas.

BACA JUGA :  Prabowo Ditawari Cawapres, Pengamat: Itu Strategi Kubu Jokowi

Apalagi, kata dia, saat ini bantuan telah datang dari berbagai daerah di Indonesia. Baik yang diinisiasi oleh pemerintah daerah maupun kalangan swasta dan partai politik.

“Jika ingin NTB cepat pulih maka pemerintah pusat harus menetapkan bencana nasional agar proses pemulihan psikis dan pembangunan infrasrruktur berjalan terarah, terukur, dan tercapai sasarannya, serta cepat pelaksanaannya”, ujar Nasir yang juga politisi asal Aceh itu.

Kepada Presiden Jokowi, politisi yang pernah mengalami gempa dan tsunami di Aceh itu mengingatkan bahwa kunjungan Jokowi ke NTB paska gempa akan bermakna jika pemerintah menetapkan status kerusakan akibat gempa menjadi bencana nasional.

BACA JUGA :  SBY Pasti Dapat Tempat Di Tim Prabowo-Sandiaga

“Alasan takut terganggu pariwisata, seolah-olah pemerintah lebih menghargai wisatawan asing ketimbang warganya sendiri yang saat ini hidup di tenda-tenda pengungsian,” pungkasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini