foto net

telusur.co.id- Penyanderaan terhadap Neno Warisman ketika ingin mendeklrasikan #2019GantiPresiden di Pekanbaru, dalangnya akhirnya terungkap.

Persekusi dilakukan ratusan pria itu, ternyata berasal dari sepucuk Surat Keberatan yang dilayangkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jokowi Nawacita (Pronata) Provinsi Riau.

“Makin Terang siapa yang Dibalik Penolakan Nenowarisman di Pekanbaru & Menekan Aparat agar Membubarkan Deklarasi #2019GantiPresiden,” tulis admin @intel_FPI, Selasa (28/8/18).

Surat tersebut bernomor 23/DPD-PRO-NT/VII/2018 ter tanggal 23 Agustus 2018 ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPD Pronata Riau, yaitu Andre Hendrianto dan Zamzari Hidayat.

Surat Pronata Riau itu tebusannya dilayangkan ke Ketua Umum DPP Pronata di Jakarta, Gubernur Riau di Pekanbaru, Kajati Riau, Danrem 031 Wirabima di Pekanbaru, Dandim 0301 Pekanbaru dan Kapolresta Pekanbaru.

BACA JUGA :  Suara Pasangan Sudrajat-Syaikhu Meroket, Jokowi Jangan Remehkan Pengaruh #2019GantiPresiden

Surat penolakan deklarasi ganti presiden dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jokowi Nawacita (Pronata) Provinsi Riau yang ditujukan kepada Kapolda Riau. Foto: Twitter @intel_FPI

Berikut petikan surat keberatan yang dilayangkan DPD Pro Jokowi Nawacita (Pronata) Provinsi Riau :

Bahwa berdasarkan informasi melalui WA (Whatsapp) akan diadakan Deklarasi Ganti Presiden yang akan dilaksanakan pada Hari Minggu 26 Agustus 2018, Tempat Tugu Pahlawan, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Riau.

Selanjutnya dapat kami sampaikan dalam suasana iklim politik yang semakin memanas yang kami kuatirkan atas kegiatan tersebut dapat terjadi / menimbulkan kerusuhan besar yang berkesinambungan antara pro dan kontra. Sehingga membuat Provinsi Riau, Kota Pekanbaru tidak dalam suasana kondusif dan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang bertentangan dengan sila ke 3 Pancasila.

Maka dari itu dengan surat ini kami/ DPD Pronata Provinsi Riau menyatakan KEBERATAN dengan kegiatan tersebut dan apabila kegiatan tersebut berjalan/ dilaksanakan, kami Segenap Kader Pronata Provinsi Riau akan turun ke Lapangan mengambil sikap sebagaimana mestinya.

Demikian surat ini dibuat dan disampaikan atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terimakasih.

Sebelumnya, Neno Warisman sosok yang ditunjuk sebagai deklarator Gerakan #2019GantiPresiden gagal menuju lokasi deklarasi di Pekanbaru. Neno dihadang untuk dipulangkan ke Jakarta dengan alasan keamanan.[Ipk]

BACA JUGA :  Mardani: Buku #2019GantiPresiden¬† Untuk Bangkitkan Semangat Generasi Pelopor Perubahan
Surat penolakan deklarasi ganti presiden dari DPD Pro Jokowi Nawacita (Pronata) Provinsi Riau yang ditujukan kepada Kapolda Riau. (Foto @intel_FPI)
Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini