Mahkamah Konstitusi,.FOTO:Istimewa

telusur.co.id – Konflik antara Mahkamah Konstitusi (MK) dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang membuat kedua lembaga tinggi negara menjadi kurang kondisif.

Hal itu, Karena dalam acara disalah satu stasiun TV Swasta OSO yang panggilan Akrab Oesman Sapta Odang menyebut MK dengan Kata ‘goblok’ lantaran putusan MK yang menyatakan jika mau menjadi anggota DPD harus mundur dari pengurus partai.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumatra Utara Parlindungan Purba mengusulkan agar segera dilakukannya pertemuan antara pimpinan DPD dengan komisioner MK untuk membahas polemik tersebut.

BACA JUGA :  Kadin, HKTI, dan DPD Pecah, Dadang : Organisasi Dipimpin OSO Pasti Pecah

“Saya rasa harus segera dilalukannya pertemuan antara MK dengan Pimpinan DPD,” ucap Parlindungan Purba di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/8/18)

Senada dengan Parlindungan, senator asal Papua Carles Simaremare juga menilai putusan MK itu perlu dijelaskan kembali. Karena, menurutnya, putusan MK mengenai calon anggota DPD tersebut dapat menimbulkan polemik yang baru.

“Saya setuju dengan putusan MK. Tapi momennya itu terlambat. Dia hanya menyebut yang mau menjadi anggota DPD harus mundur dari pengurus partai, tapi bagaimana dengan anggota DPD yang ingin maju ke DPR? Bagaimana, apa boleh menyusul mendaftar,” ungkap Simaremare.

BACA JUGA :  Ketum FPI: Jangan Ada Yang Terprovokasi Dan Memprovokasi

Simaremare menjelaskan, jangan sampai putusan yang dikeluarkan MK menimbulkan presepsi karena adanya pesanan. “Dia pikir ingin menembak dan mengarah seseorang. Jangan-jangan ada pesanan dari seseorang,” ungkapnya kembali.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini