Gedung Bawaslu/Net

telusur.co.id- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Federasi Indonesia Bersatu akan melaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ke Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilihan Umum (DKPP), karena tidak bisa membuktikan mahar politik dari bakal cawapres Sandiaga Salahuddin Uno ke PAN dan PKS.

“Rencananya Senin pukul 13.00 WIB kami akan melaporkan Ketua Bawaslu beserta komisionernya ke DKPP,” kata kuasa hukum Federasi Indonesia Bersatu, M Zakir Rasyidin, Jumat (31/8/18).

Baca juga: Bawaslu Putuskan Dugaan Mahar Politik dari Sandi ke PAN dan PKS Tak Terbukti

“Tujuannya untuk memastikan bahwa laporan terkait mahar politik ini jadi laporan yang tanpa hasil. Karena sampai malam ini Andi Arief belum meminta maaf dan belum menghapus isi tweetnya, artinya apa yang disampaikan memang benar,” sambung dia.

Baca juga: Disebut Andi Arief Pemalas, Bawaslu: Kami Sudah Undang, Kenapa Tak Datang?

Menurut Zakir, keputusan Bawaslu yang menyatakan kasus mahar politik tidak ada pelanggaran, diambil secara sepihak. Karena, Bawaslu tidak proaktif meminta keterangan dari saksi kunci Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Ketika Andi beralasan sedang di Lampung, kata Zakir, Bawaslu pun tidak ‘menjemput bola’.

Hedandaknya, lanjut Zakir, Bawaslu meminta keterangan dari semua pihak baik saksi pelapor maupun terlapor.

Baca juga: Loloskan Enam Eks Koruptor Jadi Caleg, Wiranto Akan Panggil Bawaslu

“keputusan tersebut hanya sepihak saja karena pengumpulan barang bukti dan keterangan itu hanya didapatkan dari pelaporan saksi, tapi keterangan dari terlapor sendiri belum didapatkan sehingga kami menilai itu tidak begitu objektif,” papar dia.[Far]

Bagikan Ini :