Net

telusur.co.id- Dalam rangka membantu para pengungsi Palestina, United National Relief and Works Agency (UNRWA), pemerintah Jerman bejanji akan meningkatkan pendanaan dalam jumlah yang cukup besar yang disalurkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal tersebut, lantaran Amerika Serikat sudah memangkas bantuannya untuk para pengungsi.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan, bahaya pendanaan bagi PBB akan memunculkan ketidakpastian. Bahkan, berdampak pada bantuan kemanusiaan.

“Kehilangan dana, yang dialami organisasi itu, bisa menimbulkan dampak berantai, yang tidak terkendali,” katanya, dikutip dari Reuters, Sabtu (1/9/18).

Jerman sebelumnya menyediakan bantuan 81 juta euro (sekitar Rp1,39 triliun) untuk UNWRA pada tahun ini, katanya, dan menyiapkan tambahan sumbangan. Ia tidak menyebutkan angkanya.

“Kami sedang menyiapkan diri untuk memberikan dana tambahan dalam jumlah berarti,” kata Maas dalam surat kepada menteri luar negeri negara Uni Eropa, seperti yang dibaca Reuters.

Bantuan tambahan dari Jerman, kata Heiko, jelas tidak menutup defisit 217 juta dolar AS (sekitar Rp3,2 triliun) yang disebabkan pemutusan sumbangan dari AS.

Karenanya, Ia meminta Uni Eropa serta negara lainnya mengupayakan penyediaan keuangan yang berkelanjutan bagi organisasi tersebut.

Sebelumnya, Yordania mengatakan akan memimpin gerakan penggalangan dana, mengajukan permohonan ke Liga Arab, untuk membantu UNRWA agar tetap bertahan.

UNRWA telah menghadapi krisis dana tunai sejak AS, memangkas sumbangannya awal tahun ini. Sebab, AS merupakan penyumbang terbesar.

Alasan AS, PBB itu perlu melakukan reformasi dan mengimbau Palestina untuk memperbarui perundingan perdamaian dengan Israel.

UNRWA dibentuk pada 1949 pascaperang pertama Arab-Israel, setelah pengungsian besar-besaran yang melibatkan 700.000 orang. Mereka pergi atau terusir dari Israel saat wilayah itu berupaya memunculkan diri sebagai sebuah negara.

UNRWA mengurusi lebih dari lima juta orang di Yordania, Lebanon, Suriah dan wilayah Palestina di Tepi Barat dan Jalur.[Ham]

Bagikan Ini :