FOTO: Din Syamsuddin, Sandiaga Uno, Zulkifli Hasan

telusur.co.id- Kegiatan Bakal Calon Presiden Sandiaga Salahudin Uno ke kampus-kampus, menuai kritik dari publik. Karena, Sandi diduga membawa pesan-pesan politik praktis dalam setiap kegiatannya.

Menyikapi hal itu, Sandi menegaskan, tujuannya ke Kampus-kampus ialah memberi motivasi kepada para mahasiswa mengenai peluang usaha.

“(Saya) Memberikan inspirasi (motivasi) kepada mahasiswa untuk bagaimana menciptakan peluang (usaha). Menciptakan lapangan kerja, bukan hanya mencari lapangan kerja,” kata Sandi di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (2/8/18). Sandi terakhir sempat menemui mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA).

Namun, Sandi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, karena diingatkan atas kegiatan-kegiatan yang selalu dilakukannya.

“Saya apresiasi diberikan pengingat, terima kasih. Dan rata-rata partai sebelah, partai pendukung dari sahabat kita pak Presiden dan pak Kiai yang mengkritik,” kata Sandi.

Terkait tempat pendidikan, khususnya universitas yang harus steril dari politik, Sandi menyatakan, setuju dengan aturan tersebut. Bahkan, tempat ibadah juga harus steril dari politik praktis.

“Kita tentunya berterima kasih agar kampus itu steril dari politik sesuai dengan peraturan. Kita menjunjung tinggi,” paparnya.

Namun begitu, Ia menilai, tak hanya kampus, instansi pemerintah hendaknya bebas dari politik. Dia menyindir, selama ini, petahanan kerap menyampaikan capaian-capaian kinerja di instansi pemerintahan.

“Pak Jokowi ada di pemerintahan. Beliau pasti akan ada di tempat-tempat instansi pemerintah. Ini akan menjadi diskursus yang menarik menurut saya. Dan kita menyikapinya secara real dengan praktek di lapangan. Dan bisa dijalankan,” tandas dia.[Ham]

Bagikan Ini :