Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono/Net

telusur.co.id- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengerahkan sekitar 400 insinyur mudanya ke Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pengerahan mereka dalam rangka membangun Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang diklaim tahan gempa.

Para insinyur ini sebelumnya sudah mendapat pelatihan instan selama dua hari di Kota Mataram, NTB.

“Satu bangunan Risha tidak boleh lebih dua orang dari CPNS PUPR yang mendampingi. Lainnya bertugas dalam membantu bangunan lain,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan persnya, Senin (3/9/18). Hal tersebut dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi di NTB.

Basuki menjelaskan, 400 insinyur muda ini per hari akan disebarkan ke sejumlah daerah seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok, Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur dan wilayah lainnya.

Per hari ini, 400 insiyur muda ini akan disebar bertugas ke sejumlah daerah di NTB, seperti Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram dan wilayah lainnya.

“Ini akan menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk karakter Anda,” imbuhnya.

Ia mengingatkan, para insinyur muda ini agar tak ragu dalam menjalankan tugas. Karena, dengan simbol PUPR yang melekat, tentu meraka akan dianggap lebih ahli dibandingkan yang lainnya.

“Jangan ragu-ragu dalam melaksanakan tugas, karena Anda sebagai pendamping masyarakat harus lebih tahu dari yang didampinginya,” tandas Basuki.[Ham]

Bagikan Ini :