telusur.co.id— Pembatalan jadwal ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi viral di media sosial. Banyak elit-elit nasional mengomentari pembatalan tersebut, termasuk di antaranya Menteri Agama (Menang) Lukman Hakim Nasional.

Lukman Hakim Saifuddin mengatakan jika keselamatan Ustaz Abdul Somad dan pemuka agama lain harus terjamin.

Komentar Menag tersebut juga ditanggapi oleh Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengenai ancaman kepada UAS.

Baca juga: Sujiwo Tejo Tegaskan Hak UAS Untuk Ngomong Tak Boleh Dihilangkan

FOTO: Twitter Hidayat Nur Wahid @hnurwahid

Melalui akun Twitternya @hnurwahid, Selasa (4/9/18), Hidayat meyetujui pernyataan Lukman.

Lebih jauh, Ia meminta agar Menag memanggil organisasi masyarakat atau pihak-pihak yang mengancam UAS.

“Memang seharusnya begitu Pak. Apalagi kalau Indonesia masih mau disebut sbg negara hukum, negara demokrasi yg hormati HAM. Krnnya agar himbauan itu efektif, penting pak Mentri sgra panggil&koreksi Ormas/pihak2 yg meng-ancam2 UAS&yg membiarkan ancaman2 spt itu terus berlangsung,” cuit Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu.

Hidayat juga menyebut, ancama terhadap pendakwah kodang itu sangat aneh di tengah negara hukum. Ia menilai aparat berwajib pasti memahami UAS. Karena, dia pernah berceramah di depan petingi-petingi negara.

Baca juga: DPD Anggap Kasus Ancaman pada UAS Sudah Parah

FOTO: Twitter Hidayat Nur Wahid @hnurwahid

“Ancaman thd UAS unt berceramah adalah aneh. membiarkannya terjadi di negara hukum, sampai dibatalkannya ceramah2 UAS,lebih aneh lagi. Apalagi aparat pasti mengerti, UAS pernah(diundang)berceramah dg Wapres, KSAD,Pimp MPR,dll. Bahkan UAS pernah sepanggung dg Kapolri di AdzDzikra,” demikian Hidayat.[far]

Bagikan Ini :