Dolar AS dan Rupiah (ilustrasi)/Net

telusur.co.id – Nilai tukar mata uang tercinta, rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kian parah. Dimana rupiah sudah tembus ke 14.900 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, Selasa (4/9/18), rupiah ada pada perdagangan spot exchange melemah 30 poin atau 0,20 persen ke level Rp 14.845 per USD.

Sedangkan berdasarka Yahoofinance, rupiah melemah 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp 14.818 per USD. Adapun rupiah berada dalam rentang Rp 14.808 per USD hingga Rp 14.820 per USD.

Terkait itu, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattov menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang telah menembus Rp 14.900 per dolar AS, sudah “lampu merah” alias perlu diwaspadai.

“Gejolak nilai tukar rupiah sudah lampu merah. Dalam transaksi perdagangan siang ini sudah menyentuh Rp 14.902/US, melanjutkan level terendah sejak krisis 1998,” kata Abra di Jakarta, hari ini.

Menurutnya, pemerintah dan Bank Indonesia harus mampu menjaga kepercayaan pasar bahwa upaya penyelamatan rupiah yang sedang dilakukan pemerintah dilakukan secara struktural dan berdimensi jangka panjang.

Selain mengancam para spekulan valas, lanjut Abra, pemerintah mestinya juga memberi contoh dengan mendorong para pejabat dan BUMN untuk menukarkan sebagian aset dolarnya ke rupiah.

“Jadi, tidak hanya mendesak eksportir untuk menukarkan Devisa Hasil Ekspor atau DHE ke Rupiah,” kata Abra. [ipk]

Bagikan Ini :