Ustadz Abdul Somad/telusur

telusur.co.id— Pengakuan Ustaz Adul Somad (UAS) atas pelarangan, intimidasi dan ancaman terhadap dirinya yang ingin tausiah, mendapat tanggapan dari Budayawan Sujiwo Tejo.

Sujiwo Tejo mengakui, dirinya kerap tak sependapat dengan ceramah-ceramah UAS. Namun, melarang atau menghilangkan hak UAS untuk berceramah itu tidak boleh.

“Aku sama sekali bukan pendukung apalagi fans UAS. Bnyk ceramahnya yg aku ndak sependapat. Tp jngn sampai hak beliau utk ngomong (di Jatim/Jateng) dihilangkan pihak2 tertentu,” cuit Sujiwo @sudjiwotedjo, Senin (3/9/18).

FOTO: Twitter Sudjiwo Tedjo

Sujiwo meminta aparat keamanan melindungi UAS terhadap mereka ingin melakukan kejahatan.

“Polisi mestinya melindungi UAS dari pihak2 yg mengancam/menekan UAS bila UAS tak membatalkan acaranya,” sambungnya,

Seperti diketahui, UAS membatalkan tausiah yang hendak diadakannya di beberapa tempat.

Hal tersebut diungkapkannyua melalui unggahan di akun Instagram @ustadzabdulsomad.

Ulama asal Asahan, Sumatra Utara itu juga membeberkan alasan dirinya membatakan janji berceramah hingga Desember itu.

UAS pun meminta maaf pada jemaah yang sudah menantikan kedatangannya.

“- Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap tausiah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang.

– Beban panitia yang semakin berat

– Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri

Maka, saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta:

1. September di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri

2. Oktober di Yogyakarta

3. Desember janji dengan Ustadz Zulfikar di daerah Jawwa Timur

Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi, dan mohon doakan selalu.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Al-Faqiir Ilaa Rabbih, Abdul Somad,” bunyi tulisan dalam foto yang diunggah itu.[Ipk]

Bagikan Ini :