Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang/Net

telusur.co.id – Ditetapkanya 41 anggota DPRD kota Malang membuktikan lemahnya mutu atau kualitas yang dimiliki setiap anggota wakil rakyat.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/18).

“Mau sistemnya kayak apapun, pengawasannya kayak apapun, KPK nungguin kayak apapun, ya akan bisa terjadi karena ini persoalan integritas,” ucap dia.

Seharusnya menurut Saut, sebagai wakil rakyat bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan merugikan negara. Karena, majunya daerah bergantung dari kualitas perwakilannya di DPRD.

“Jangan lupa ada orang-orang berintegritas juga di daerah-daerah, yang kemudian bersama dengan KPK,” katanya.

Terkait apakah daerah-daerah lain bisa melakukan hal yang sama, Saut enggan berspekulasi. Namun, dirinya melihat kemungkinan korupsi serupa bisa saja terjadi.

Diketahui, KPK telah menetapkan 41 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBN-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

Hal itu dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka.[far]

 

Laporan: Noor Muhammad Ikhlas R

Bagikan Ini :