telusur.co.id- Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan, gerakan #2019GantiPresiden banyak disukai kalangan atau publik yang menggunakan media sosial (Medsos). Hasil survei LSI menyebutkan gerakan tersebut didukung sebanyak 63,2 persen responden.

“Tagline #2019GantiPresiden lebih banyak disukai pengguna media sosial” kata peneliti LSI Denny J.A, Ardian Sopa, dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Pemuda, Jakarta, Rabu, (5/9/18).

Menurut dia, jika pengguna medsos semakin banyak, tidak menutup kemungkinan bakal berpengaruh pada Pilpres tahun depan. Karenanya, tagline tersebut tak bisa dianggap remeh.

Meski demikian, kata Ardian, ada juga pengguna Medsos yang tidak menyukai tagar tersebut. Yakni, sebanyak 30 persen publik menyatakan ketidaksukaannya.

Kemudian, pengguna medsos yang mengaku puas dengan pemerintahan Joko Widodo juga cukup tinggi yaitu sebanyak 67,9 persen. Sementara yang tidak puas 29,2 persen.

Dibanding pengguna medsos, tingkat kepuasan kepada Jokowi lebih banyak datang dari publik yang tak memakai medsos. Dimana, Jokowi disukai sebanyak 78,1 persen responden, sementara yang tidak suka 18,1 persen. “Sekitar 3,8 persen tidak menjawab,” imbuh dia.

Survei LSI Denny JA ini dilakukan pada 12-19 Agustus 2018. Metode yang digunakan wawancara dan kuesioner. Metode surveimultistage random sampling (acak), dengan sampel sebanyak 1.200 responden dan margin of error 2,9 persen. [Althaf Rizka]

Bagikan Ini :