Prabowo Subianto mengunjungi korbana gempa lombok, Nusa Tenggara Barat

telusur.co.id – Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang juga merupakan Calon Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berkunjung dan menyapa para korban bencana alam gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kunjungannya, Prabowo didampingi para petinggi Partai Gerindra dan Partai koalisi disambut meriah dan suka cita oleh ribuan masyarakat Lombok.

Saat berada di tenda pengungsi, Prabowo menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban. Kehadirannya merupakan bentuk solidaritas kepada sesama anak bangsa yang tengah tertimpa musibah.

“Saya ingin datang untuk menyampaikan rasa solidaritas kita. Saya mengucapkan belasungkawa sebesar-besarnya bagi pengungsi gempa di Lombok,” ungkap Prabowo dalam keterangannya, Rabu (5/9/2018).

Prabowo menjelaskan, sudah seharusnya seluruh elemen masyarakat dan rakyat Indonesia saling membantu dan membangun lombok kembali untuk bangkit dari kesulitan. Karena, bangsa Indonesia bisa besar atas dasar persatuan dan kesatuan bersama. Prabowo pun hadir ke lombok membawa bantuan seperti sembako, terpal, pompa air, sarung, dan pengobatan gratis kepada para korban gempa.

“Tidak banyak memang bantuan yang bisa saya bantu berikan, tapi semoga ini semua bisa bermanfaat bagi para korban,” tuturnya.

Terkait bantuan kesehatan di lokasi kunjungan Prabowo sendiri, masyarakat Desa Guntur Macan, Kec. Gunung Sari, Kab. Lombok Barat mulai melakukan pengecekan kesehatan sejak pukul 9.00 WIB oleh Tim Dokter Prabowo Menyapa yang dipimpin langsung H. Willgo Zainar, yang merupakan anggota Fraksi Gerindra DPR, Dapil NTB.

Dalam pemeriksaan kesehatan ini, masyoritas anak-anak, balita dan orang dewasa menderita ISPA (Infeksi saluran pernapasan atas). Satgas Tim Dokling (Dokter Keliling) yang dibentuk atas perintah Prabowo Subianto tersebut telah menyambangi Lombok, dimulai dari tanggal 18 Agustus 2018.

Seperti diketahui, di Desa Guntur Macan Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat NTB, setidaknya ada 925 kepala keluarga yang terdampak gempa dari total 2816 jiwa. Sedangkan yang berada di posko pengungsian ada sekitar 324 kepala keluarga dengan total sekitar 949 jiwa. (ham)

Bagikan Ini :