Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang / Foto:Bambang Tr P/ telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang (OSO) meminta masyarakat agar tak perlu khawatir dengan melemahnya rupiah. Hal ini karena adanya siklus ekonomi dunia. Sehingga pemerintah tak bisa disalahkan.

“Saya ikuti terus perkembangan rupiah, karena saya juga seorang pengusaha,” kata dia diruang kerja DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/18).

Dikatakan OSO, lihat saja seperti Negara Turki yang anjlok sampai 80%, Argentina 56%, Venezuela 17%, Inggris yang sempat anjlok hingga 5%. Dan Jepang cuma -2%. Hal itu akibat siklkus ekonomi dunia.

“Maka jangan ikut-ikutan tentang pikiran-pikiran yang tidak objektif tentang siklus ekonomi dunia. Ini ada perputaran-perputaran yang menyebabkan kenaikan nilai semua mata uang dunia. Mungkin saja ini penyebabnya persaingan antar negara besar, jadi tidak perlu khawatir bangsa ini,” imbuh dia.

Seharusnya lanjut Ketua Umum Partai Hanura, masyarakat memberi apresiasi. Karena, pertumbuhan Indonesia berada pada kisaran 7%, sementara Eropa, Inggris-Perancis hanya 5%. “Jadi kita hanya dua persen diantara negara-negara besar. Lha wong Australia saja, kalah sama kita,” ungkapnya.

“Saya bingung, cara berpikir mereka, kok ada yang menuduh bahwa kebijakan pemerintah ini salah. Kali ini saya tidak bisa tinggal diam, karena selama ini saya tidak pernah bicara. Karena pasti yang bilang jangan sok tahu,” terang dia.[far]

Bagikan Ini :