Din Syamsuddin/Net

telusur.co.id- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin memastikan, MUI tak akan berpolitik dan bersifat independen pada Pilpres tahun depan. Meskipun, Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.

“Kami menjamin MUI bersifat independen dan netral,” kata Din di Kantor Pergerakan Masyarakat Indonesia (PIM), Jalan Brawijaya VIII, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/9/18).

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menegaskan, MUI adalah milik seluruh umat. Oleh sebab itu, MUI tidak boleh berpihak ke salah satu pasangan capres-cawapres di Pilpres.

Terkait Ma’ruf Amin yang hanya non aktif dari jabatannya, Din mengatakan, dalam pedoman rumah tangga MUI memang tidak ada aturan yang mengharuskan Ketum untuk mundur. Pedoman rumah tangga hanya menyebut tidak boleh merangkap sebagai pejabat negara. Jika Ma’ruf terpilih menjadi Wapres, lanjut Din, maka diharuskan mundur.

“Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin harus melepas jabatannya sebagai Ketum MUI, apabila nanti secara definitif telah menjadi wakil presiden,” imbuhnya.[Lita]

Bagikan Ini :