FOTO: telusur.co.id/Althaf Rizka

telusur.co.id- Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM) Din Syamsuddin mengatakan, dalam mengelola sistem demokrasi di Indonesia, Pancasila harus menjadi landasannya.

Dia menilai, selama ini pengelolaan sistem demokrasi, kerap melupakan Pancasila sebagai pijakannya.

“Politik di negeri ini harus dijalankan dengan cara-cara yang beretika dan beradab. Pancasila harus dijadikan landasan utama dalam berpolitik,” kata Din dalam acara Sarasehan Kebangsaan dengan tajuk ‘Membangun Demokrasi Beradab’ di Jalan Brawijaya VIII, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/9/18).

“Pancasila harus menapasi demokrasi di Indonesia. Terutama di sila yang ke 4. Meski dalam pelaksanaannya masih jauh panggang daripada api,” tambahnya.

Menurut Din, proses politik dalam membangun demokrasi juga harus selalu mengacu pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Tak hanya itu, buah pikir pendiri bangsa hendaknya mengilhami para elit nasional.

Karena, jika buah pikiran tersebut di abaikan, kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini, maka sama saja dengan membangun kehancuran.

“Itu yang dibentuk mengarah ketidakberadaban,” tandas dia. [Lita]

Bagikan Ini :