foto : Achmad Juhrinasyah

telusur.co.id – Sebanyak 39 warga yang bermukim di Kecamatan Daha Utara dan Kecamatan Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan sukarela menyerahkan peralatan penyetruman ikan kepada pihak berwajib.

Kapolsek Daha Selatan, IPTU Hilmi Wansyah mengatakan, penyerahan alat setrum ikan milik warga Desa Pihanin Raya Kecamatan Daha Selatan dan warga Desa Murung Raya Kecamatan Daha Utara ini atas dasar kesadaran masyarakat bahwa menangkap ikan dengan cara menyetrum adalah perbuatan melanggar hukum.

“Sebelumnya kami mengadakan pertemuan dengan warga sambil bersosialisasi yang bertujuan untuk memberikan kesadaran hukum tentang larangan kegiatan penyetruman ikan adalah kegiatan ilegal dan melanggar hukum,” ujar IPTU Hilmi Wansyah yang turut serta hadir menyaksikan penyerahan alat seterum milik warga kepada pihak yang berwajib.

Sebetulnya, sebut IPTU Hilmi Wansyah dalam pertemuan itu ada ratusan warga yang mengikuti namun yang sukarela menyerahkan alat penyetrum ikan hanya 39 orang.

“Pada pertemuan itu, para warga berjanji dan mengaku akan sadar hukum tidak akan ada lagi yang mencari ikan dengan cara menyetrum,” jelas mantan Kapolsek Daha Utara.

Disela-sela penyerahan, tambah Hilmi adanya keinginan dari warga supaya pihak Kepolisian dan Kepala Desa untuk memperjuangkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan agar kesejahteraan warga bisa meningkat salah satunya dengan cara dibangunkan jalan yang bagus.

“Mereka juga ingin dibuatkan cetak sawah dan diberikan bantuan alat tangkap ikan tradisional serta bantuan lainnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” jelas Hilmi mengutip permintaan warga. (ham)

Bagikan Ini :