telusur.co.id – Anggota tim pemenangan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, Ferry Mursydan Baldan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera memperbaiki 25 juta Daftar Pemilih tetap (DPT) Ganda temuan empat sekjen dari partai pendukung Prabowo-Sandi.

“DPT Harus dipastikan tidak mendatangkan masalah pada Pemilu 2019,” ucap dia dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (7/9/18).

Tak hanya memperbaiki, KPU juga lanjut mantan menteri Agraria harus melakukan antisipasi untuk menjamin pemilu yang demokratis dan bersih dari kecurangan sebagaimana harapan rakyat Indonesia.

Disisi lain dirinya juga menuturkan, belum tuntasnya perekaman data masyarakat yang belum memiliki KTP-el harus segera ditangani dengan manual untuk di sortir. Sebab, satu suara sangat penting di pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden.

“Kepastian tentang jumlah Pemilih (DPT) Perlu segera dilakukan, karena menutup Ruang terjadinya Potensi manipulasi Data Pemilih,” imbuh dia.

Lebih jauh, Ferry juga meminta KPU melakukan proses konfirmasi dan ricek Data yang disampaikan Oleh peserta Pemilu terhadap DPT yang sudah ditetapkan secara bersama dengan Peserta Pemulu. Dengan perangkat IT yang ada akan mudah hal itu dilakukan.

“Jika terjadi koreksi, maka seketika dilakukan pembetulan thd DPT.
Proses ini dilakukan sampai batas waktu yg disepakati, untuk memberi ruang bagi KPU dlm pengadaan logistik,” harap dia.

“Perlu dikeluarkan PKPU tindakan atau langkah yang Harus dilakukan jika jelang Hari H Pemilu masih ditemukan kemungkinan Pemilih ganda atau fiktif, misal dengan mencoretnya dari DPT di Tingkat KPPS. Proses pencitraan ini Perlu ditetapkan sesuai dengan kesepakatan antara KPU dg Peserta Pemilu, misal sampai 14 atau 10 Hari sebelum Hari H. Dan logistik (surat suara) yang sdh tercetak dimusnahkan di tingkat PPK,” tambah dia.[far]

Bagikan Ini :