Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi/Net

telusur.co.id – Langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengentaskan masalah kemacetan mendapat dukungan dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Masrsudi.

Selain mendukung soal perluasan ganjil genap di beberapa ruas jalan, langkah Pemprov DKI yang bakal menerapkan penggunaan Electronic Road Pricing (ERP) juga didukung oleh legislator PDI Perjuangan itu.

Dimana, sistem ERP ini diyakini ampuh mengurangi jumlah kendaraan di Ibu Kota. Sebab, sistem ini mewajibkan pengendara membayar saat melintas di ruas jalan tertentu.

“Kalau ada ERP keluar masuk protokol kan harus bayar seperti kita di Singapura di persimpangan mana ada konektifitas antara mobil dengan ERP. Itu kan bagus. Masa negara tetangga sudah tertata rapih lalu lintasnya kita nggak,” kata Prasetio kepada wartawan, Jumat (7/9/18).

Dengan adanya sistem ini, ia meyakini bisa mengubah perilaku masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaran pribadi ke kendaran umum, asalkan moda transportasi terpadu di Jakarta harus segera dibenahi.

Dijetahui, perangkat ERP ini sudah dipasang di jalan Merdeka Barat Jakara Pusat. Rencananya, ERP akan diberlakukan beberapa ruas jalan Ibu Kota seperti Jalan Sisingamaraja, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gatot Subroto dan Jalan HR. Rasuna Said.

ERP sendiri sudah diberlakukan di Singapura, London dan Swedia. Mekanismenya, ada alat yang ditempel di dashboard mobil berfungsi sebagai uang elektronik. Lalu setiap mobil memasuki jalur ERP akan di-scan dan kelihatan jumlah dana yang dibeli dengan sistem prabayar. [ipk]

Bagikan Ini :