telusur.co.id- Isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) masih tetap mewarnai kampanye pada Pilpres 2019. Karenanya, masyarakat diminta untuk mengantisipasi agar isu itu bisa ditekan.

Demkian disampaikan Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (7/9/18).

“Yang bisa dicermati pelaksanaan Pilpres tentu saja selain isu SARA yangg kemungkinan di mainkan,” kata Ray.

Ray meminta isu SARA ini tidak lagi ditonjolkan oleh para tim sukses. Menurutnya, agak elegan jika para timses menyodorkan program kerja kepada masyarakat untuk lima tahun kedepan.

Jika diskusi program kerja dari setiap pasangan calon Pilres terus di munculkan, menurut Ray, isu-isu SARA ini dengan sendirinya akan hilang.

“Hendaknya munculkan tema-tema besar diskusi soal visi- misi, program dan sebagainya terkait pengelolaan bangsa selama lima tahun mendatang,”tandas dia.[far]
Bagikan Ini :