Pakar Hukum Tata Negara , Refly Harun/Net

telusur.co.id – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Jasa Marga (Persero) Tbk, menyetujui perubahan pengurus dan penyampaian kinerja selama semester I 2018.

Hasilnya, pakar hukum tata negara Refly Harun dicopot dari posisi Komisaris Utama PT. Jasa Marga.

Pencopotan Refly Harun dari Komisaris Utama Jasa Marga dilakukan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Jasa Marga, Rabu (5/9/18), di Hotel Bidakara, Jakarta.

Terkait itu, tidak banyak yang disampaikan Refli, dia mengaku jika hal itu memang sudah diketahui publik luas. “Kan sudah ada laporannya,” kata Refly kepada telusur.co.id, Jumat (7/9/18).

Sebelumnya, Refly Harun mengaku tidak tahu apakah pencopotannya dari posisi Komisaris Utama PT. Jasa Marga terkait sikapnya sebagai akademisi yang terkadang kerap mengkritik pemerintahan Jokowi.

Ia hanya diberitahu oleh jajaran direksi bahwa pencopotannya tersebut karena ada sosok lain yang harus masuk, yakni Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) periode 2014-2017 Sapto Amal Damandari.

Diketahui, saat Idrus Marham mengundurkan diri sebagai menteri sosial karena menjadi tersangka KPK 24 Agustus lalu, Refly menulis status bernada menyentil di Twitter.

Calon menteri hrsnya di-screening dg bantuan KPK utk meliat potensi korupsinya. Di awal, Jokowi melakukan ini, tp syg tdk prnh lagi ktk reshuffle dilakukan. Ayo, kerja-kerja dan bersih-bersih diduetkan!” tulis Refly. [ipk]

Bagikan Ini :