Presiden RI Joko Widodo (kiri) dan Ketum PSI Grace Natalie (kanan)/Istimewa

telusur.co.id- Cuitan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie yang membanding-bandingkan pembangunan infrastruktur khusunya jalan tol era Presiden Joko Widodo dengan presiden sebelumnnya, mendapat tanggapan dari kader Demokrat.

Menurut Grace, rentang 2015-2018 pemerintahan Jokowi sudah berhasil membangun jalan tol sepanjang 398 kilometer (KM). Sementara, pemerintahan sebelumnya dari 1980-2014 dimana yang menjabat waktu itu ialah presiden Soeharto, BJ. Habibie, Gus Dur, Megawati Soekarnoputri sampai SBY, pembangunan jalan tol hanya 750 KM.

Grace juga menilai, jika ada pihak yang ingin mengkritik pemerintah Jokowi hendaknya menggunakan data yang falid.

“Coba bandingkan panjang jalan yang berhasil pak Jokowi bangun selama 3 tahun ia bekerja versus 34 tahun pemerintahan sblmnya digabung sekaligus. pakai data angka nih biar jelas #bukanHoax,” tulis Grace di akun twitternya @grace_nat.

Postingan Grace langsung ditanggapi kader Demokrat yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR Herman Khaeron. Herman meminta Grace menyajikan data yang benar.

Herman menegaskan, dirinya tak ingin berdebat soal data dengan Grace. Namun, Ia meminta Grace memahami bahwa pembangunan jalan tol yang dilakukan Jokowi tidak lepas dari jasa pemerintahan sebelumnya. Dimana, pemerintahan sebelumnya mempunyai andil melakukan pembebasan lahan hingga lelang kontruksi.

“Grace coba dalami lagi kebenaran data yang kamu sajikan. Saya tidak ingin berdebat tentang angka, tetapi : Kapan direncanakan, kapan pembebasan tanah, kapan mulai kontruksi termasuk lelang ruas jalan. Memang sangkuriang bim salabim adakadabra,” tulis Herman di akun twitternya @akang_hero.[Ham]

 

Bagikan Ini :