telusur.co.id – Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan angkat bicara soal gangguan yang menyebabkan rencana Ustad Abdul Somad (UAS) ceramah di Jawa Tengah dan Jawa Timur sempat batal

Menurut dia, seorang Ustad, Ulama atau apapun harus dihargai. Hal itu kata Zulhasan sebutan Zulkifli Hasan, ulama dan Ustad memiliki tugas berat menyiarkan Agama kepada Ummat.

“Ilmunya dalam, yang disampaikan memperkuat persatuan, benar, saling menghormati,” ucap dia di Hotel Balairung, Jalan Matraman, Jakarta, Selasa (11/9/18).

Dijelaskan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Jaman sekarang tidak banyak ulama ataupun Ustad dalam menyiarkan Agama yang mudah dipahami oleh masyarakat.

“Tidak banyak ulama atau Ustad sekaliber UAS,” imbuh dia.

Oleh sebab itu dirinya berharap, seluruh elemen masyarakat dan penegak hukum bisa saling menghormati dan menghargai hak setiap orang, sesuai dengan perintah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Diketahui, pernyataan UAS melalui video yang diunggahnya ke media sosial Youtube pada, Senin (10/9/18) bahwa saat akan berceramah berceramah di Kudus, Jawa Tengah, awalnya panitia menyatakan semua persiapan sudah selesai.

Namun, seusai acara, panitia baru mengatakan ada gangguan. Panitia acara mengatakan ada beberapa anggotanya yang ditangkap polisi.

“Ternyata setelah acara baru ngaku. Tadi malam itu sebenarnya banyak yang mengganggu, (panitia) ditangkap,” ungkapnya.[far]

 

 

 

Bagikan Ini :