telusur.co.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Akhmad Muqowam menekankan pentingnya pemahaman Wawasan Kebangsaan sebagai proses penempaan menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

“Akhir-akhir ini persoalan kebangsaan cukup memprihatinkan seakan masyarakat Indonesia lupa akan jati dirinya sebagai Manusia Indonesia yang berfalsafah Pancasila dan berpegang pada UUD 1945,” ucap Muqowam di hadapan ratusan mahasiswa peserta Masa Prabakti Mahasiswa (Mapram) Universitas Peradaban, Brebes, Rabu (12/9).

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dan beragam, sambung Muqowam, sehingga intoleransi hendaknya jangan dikenal sama sekali di dalam kehidupan kemahasiswaan.

Muqowam berharap Universitas Peradaban menjadi sebuah laboratorium yang sahih di dalam perikehidupan kemahasiswaan. ”Apalagi anak-anak muda di kampus ini berasal dari berbagai daerah dengan beragam budaya, agama dan kepercayaannya”, tegas senator dari Jawa Tengah ini.

Selanjutnya di era digital yang berkembang pesat sekarang, Muqowam berpesan kepada para mahasiswa untuk menguasai Teknologi Informasi, agar bisa menyikapi berbagai perubahan yang bersifat cepat, instan dan borderless. “Kita tidak bisa menghindari lompatan teknologi, harus kita ikuti, kalau tidak kita akan ketinggalan dan tidak akan bisa punya prestasi”, pesan Muqowam.

Muqowam menyampaikan dalam rangka penguasaan teknologi bagi mahasiswanya, pihak Universitas setidaknya menyediakan penggunaan komputer dan akses internet gratis di area kampus. Meskipun Universitas Peradaban berada di kota kecil, namun hal itu bukanlah masalah. ”Lokasi bukanlah masalah, dengan teknologi informasi semua punya kesempatan yang sama, mereka dapat mengakses dunia sekalipun”, ucap Muqowam.

Sebagai penutup dalam sambutannya, Muqowam berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga pergaulan dan belajar berorganisasi untuk membuahkan cara berfikir yang logis dan terarah. ”Tujuan organisasi pasti ada GOAL yang akan dituju dimana dalam pencapaiannya dituntut menemukan cara seefisien dan seefektif mungkin,”tutupnya. (ham)

Bagikan Ini :