telusur.co.id- Politikus PDIP Maruarar Sirait memastikan, partainya tidak akan seperti Demokrat yang diduga bermain politik dua kaki di Pilpres. Karena, terkesan membiarkan sejumlah DPD nya mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut dia, kader PDIP sangat berbeda dengan Demokrat dalam menyikapi keputusan pengurus pusat.

“Bagaimana kita melihat partai itu berbeda, jadi di partai kami itu tidak akan pernah terjadi (politik dua kaki) yang saya pahami,” kata Ara, sapaan karibnya, dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/9/18).

Anggota Komisi XI DPR ini menjelaskan, selama dirinya menjadi kader Banteng, yakni empat periode belum pernah melakukan pembangkangan terhadap keputusan partai.

“Jadi kalau keputusan partai apa, kader itu wajib secara ideologi, secara personal harus mendukung keputusan partai,” imbuhnya.

Di internal PDIP juga menganut demokratis. Dinama, sebelum keputusan itu di ‘ketuk palu’ oleh pimpinan pusat, kader-kader dipersilahkan untuk berdebat hingga mendapat rumusan yang terbaik. “Sebelum keputusan itu diambil, kita boleh diskusi debat habis-habisan dan berbeda pendapat,” ungkapnya.

“Nah mungkin itulah partai PDIP Perjuangan dan Partai Demokrat dan tentu kita sama-sama menghormati apa yang menjadi AD/ART, ideologi dan tradisi setiap partai,” tandas Ara.[far]

Bagikan Ini :