Kwik Kian Gie/Net

telusur.co.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akan menghormati pilihan politik Kwik Kian Gie jika memang bergabung ke tim Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jendral PDIP, Ahmad Basarah menanggapi pernyataan Prabowo Subianto pada Rabu malam, soal Kwik Kian Gie yang merupakan kader PDIP itu, sudah bersedia bergabung menjadi tim pakar pasangan Prabowo-Sandi.

“Kami hormati sebagai hak politiknya,” kata Basarah, di Jakarta, Kamis (13/9/18).

Kwik merupakan kader PDIP, dan pernah menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat partai berlogo banteng itu pada tahun 2005. Namun, setelah tak lagi menduduki posisi fungsionaris DPP, Kwik, kata dia, tak lagi berinteraksi dengan PDIP.

“Jadi kalau hari ini beliau mengambil keputusan untuk bergabung dengan Prabowo saya kira beliau membutuhkan aktualisasi diri lebih lanjut.”

Sebelumnya, Prabowo mengklaim mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri yang juga dikenal sebagai ekonom Kwik Gian Gie bergabung ke tim kampanye nasional Prabowo-Sandiaga Uno untuk menghadapi Pilpres 2019.

“Walaupun beliau mengatakan beliau PDIP, tetapi demi kepentingan negara beliau ingin menjadi salah satu penasihat saya,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, bergabungnya Kwik menandakan bahwa tak ada batasan partai politik untuk sama-sama memajukan Indonesia. [ipk]

Bagikan Ini :