telusur.co.id- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku sepakat jika ada usulan debat calon presiden dan calon wakil presiden menggunakan bahasa inggris.

Menurut Fadli, di era globalisasi saat ini tentu debat tersebut akan menjadi magnet tersendiri.

“Kalau ada (debat pakai bahasa inggris) ya itu berarti ada suatu kemajuan. Kalau nggak juga nggak masalah. Tapi kan kita ini negara demokrasi yg cukup besar, populasi yang cukup besar, terserah kalau kita meningkatkan kualitas debat kita juga bagus,” ujar Fadli Zon di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/18).

Wakil Ketua DPR ini memastikan, jika debat pakai bahasa inggris tersebut terealisasi dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersedia memfasilitasinya, pasangan Prabowo-Sandi sangat siap. Namun, Fadli merasa ragu dengan kesiapan kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kalau itu sih (Prabowo-Sandi) sudah pasti siap. Tapi kan belum tentu disepakati oleh kandidat lain. Walaupun Pak Jokowi seperti saya bilang hobi kan pidato pakai bahasa Inggris. Apa saya kelihatan nyindir,” canda Fadli.

Seperti diketahui, Ketua DPP PAN Yandri Susanto setuju jika debat kandidat di Pilpres 2019 menggunakan Bahasa Inggris. Menurut dia, bila ada debat pakai bahasa inggris tentu sangat bagus. Apalagi, seorang kepala negara itu bergaul dan berdiplomasi dengan negara lain.

“Boleh juga kali ya (debat pakai bahasa inggris). Makanya hal-hal detail seperti ini perlu didiskusikan,” kata Yandri.[far]

Bagikan Ini :