FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Alasan tak memiliki landasan hukum yang kuat, Pengadilan Konstitusional Turki menolak permohonan membuka Hagia Sofia sebagai tempat salat.

“Keputusan pengadilan itu menunjukkan bahwa tidak akan ada perubahan apapun dalam waktu dekat mengenai fungsi dari bangunan tersebut,” ungkap laporan berita Anadolu. Setelah dijadikan gereja dan masjid sepanjang sejarahnya, Hagia Sofia yang merupakan bangunan ikonik di Istanbul yang kini menjadi museum.

Asosiasi masyarakat menganggap pelarangan salat di Hagia Sophia telah melanggar hak kebebasan berekspresi. Hal tersebut disampaikan masyarakat dalam permohonanya. “Permintaan itu berasal dari asosiasi warisan Turki independen,” dilansir dari Channel News Asia.

Seperti diwartakan, kelompok sekuler di Turki khawatir dengan semua upaya meng-Islamisasi dengan menjadikan Hagia Sophia sebagai masjid.

Sejak Presiden Recep Tayyip Erdogan memimpin, telah terjadi peningkatan aktivitas Muslim di bangunan itu dan pembacaan Alquran dilakukan pada waktu tertentu. Dan, lagi-lagi kelompok sekuler merasa terancam.[Ham]

Bagikan Ini :