Ilustrasi

telusur.co.id- Lembaga Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) meminta partai politik mencoret anggotanya yang mendaftar kembali sebagai calon legislatif, sementara diduga terlibat kasus korupsi. Terkhusus rombongan DPRD Malang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Demikian disampaikan oleh Peneliti Perludem Fadli Ramadhanil di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (15/9/18).

“Anggota DPRD kasus Malang dicalonkan kembali (Jadi caleg), mendesak semua partai coret orang itu dan termasuk orang berstatus tersangka korupsi dan ganti calon yang nggak tersandung hukum,” kata dia.

Menurut Fadli, meski Mahkamah Agung (MA) sudah memutuskan memperbolehkan eks koruptor ‘nyaleg’, parpol harus berkomitmen untuk ‘menjegal’ mereka untuk menjadi wakil rakyat. Karena, filter awal agar tidak ada korupsi di lembaga legsilatif periode 2019-2024 adalah menagih komitmen parpol.

“Hulunya kan soal kandidasi yang enggak terbuka, dan politik biaya tinggi dimainkan aktor politk termasuk anggota DPRD,” tegasnya.

Dibalik ini semua, kata Fadli, untuk mencegah terjadinya korupsi, ialah peran penegak hukum. Penegak hukum harus memberi sanksi tegas kepada koruptor ini. Tujuannya agar ada efek jera.

“Peran penegak hukum engga berjalan baik. Calon main politik uang atau mahar politik itu kan engak semua terpantau. harus beri sanksi tegas,” tandasnya.[far]

Bagikan Ini :