telusur.co.id – DPP Partai Demokrat tak terima ketua umumnya dituding ‘cawe-cawe’ dalam kasus bailout Bank Century, karena itu, Demokrat akan menggugat Asia Sentinel dan John Berthelsen.

Hal itu diungkapkan Sekjen Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan XIII melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat.

“Sikap Partai Demokrat terkait pemberitaan di Asia Sentinel yang menyatakan Presiden SBY melakukan pencucian uang sebesar US$ 12 Billion dalam bail-out Bank Century akan kami gugat,” tegasnya.

Dijelaskan Hinca, artikel Asia Sentinel yang ditulis John Berthelsen tersebut sepenuhnya tidak benar dan fitnah yang dibangun dari opini pribadinya. Sumber beritanya diambil dari materi gugatan persidangan di Mauritius antara Weston Capital vs LPS yang sama sekali tidak menyebut SBY dan Partai Demokrat.

“Jika isi gugatan Weston Capital itu benar dan niatnya bukan untuk mencemarkan nama baik SBY, maka kami persilahkan gugatan ini diajukan di Indonesia. Dan kami siap menghadapinya. Karena kami yakin sepenuhnya tuduhan itu tidak benar dengan menuduh “Century Bank SBY” dan “SBY mencuci uang US$ 12 Billion”,” ujar dia.

John Berthelsen sendiri, jelas Hinca, sudah pernah menulis soal isi gugatan antara Weston dengan LPS ini pada November 2017 dan didalamnya sama sekali tidak menyebut nama SBY dan Partai Demokrat. Hinca pun membeberkan link jika SBY tidak terlibat https://www.asiasentinel.com/politics/mauritius-lawsuit-accuse-indonesia-officials-laundering/

Terkait Bank Century ini sendiri, lanjut dia, secara terang benderang telah diketahui bersama bahwa hasil audit BPKnya telah ada, hasil Pansus di DPR juga ada dan bahkan KPK juga telah melakukan penyidikan.

“Dan dalam keseluruhan dokumen-dokumen yang dihasilkan disetiap proses berbagai lembaga tersebut sama sekali tidak ditemukan ada satupun fakta adanya aliran dana ke Partai Demokrat serta SBY mencuci uang sebesar US$ 12 Billion sebagaimana yang ditulis John Berthelsen dalam laporannya 11 September 2018 lalu,” bebernya sambil mengirimkan link https://www.asiasentinel.com/politics/indonesia-sby-government-criminal-conspiracy/

“Karena berita ini penuh kebohongan dan fitnah, maka kami akan mengajukan gugatan terhadap Asia Sentinel dan penulisnya John Berthelsen. Dan bagi pihak-pihak di Indonesia yang juga ikut “menggoreng” dan menyebarluaskan berita yang tidak benar dan penuh fitnah ini akan kami ambil tindakan hukum yang sama,” tandasnya. (ham)

Bagikan Ini :