Mahfud MD

telusur.co.id- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, turut serta menanggapi usulan debat calon presiden dan calon wakil presiden menggunakan bahasa Inggris.

Mahfud menyoroti dari sisi hukum terkait usulan tersebut. Melalui cuitannya lewat akun Twitter @mohmahfudmd pada Jumat (14/9/18), Mahfud mengatakan, debat pakai bahasa Inggris tidak tepat.

Dalam forum internasional sekalipun, pejabat Indonesia harus tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan .

“Mnrt UU No.24/2009 utk acr2 resmi, termasuk pembuatan kontrak2 dan pidato dlm forum internasional pejabat2 negara kita hrs menggunakan Bhs,” tulis Mahfud.

“Indonesia. Oleh sebab itu tidaklah tepat mengusulkan debat capres/cawapres dlm Pilpres dilakukan dlm Bhs Inggeris maupun bahasa asing lain,” sambung Mahfud.

Cuitan Mahfud ini mendapat tanggapan dari akun Twitter @harsbr.

Akun tersebut memastikan apakah penggunaan Bahasa Indonesia di forum internasional diperbolehkan.

Mahfud kemudian menjawab pertanyaan tersebut.

“Ya, di forum internasional pun pejabat2 Indonesia kalau berpidato scr resmi wajib memakai bahasa Indonesia. Coba baca Pasal 28 dan Pasal 31 UU No. 24 Tahun 2009. Ketentuan itu utk menguatkan nasionalisme kita dari sudut bahasa,” jawab Mahfud.[Ipk]

 

 

 

 

Bagikan Ini :