telusur.co.id- Sekjen Partai Demokrat Hica Pandjaitan dan beberapa kader Demokrat mendatangi gedung Dewan Pers hari ini, Senin (17/9/18).

Kedatangan mereka dalam rangka melaporkan terkait tuduhan yang ditulis media asing Asian Sentinel yang menuding SBY telah mencuci uang sebanyak Rp 12 miliar.

Hinca menegaskan, pemberitaan tersebut merupakan fitnah yang merugikan Demokrat.

Dalam akun twiternya @hincapandjaitan, Hinca mengatakan, laporannya sudah diterima pihak Dewan Pers.

“Pagi ini rekan” dari @PDemokrat menyambangi @dewanpers untuk berdiskusi dan mengadukan terkait pemberitaan fitnah yg merugikan kami dari sumber media Asing Asia Sentinel. #TolakBeritaFitnah,” tulis Hinca.

“Di dalam Ruang Kebebasan Pers Leo Batubara, hari ini kami membuat pengaduan atas tuduhan & fitnah yang ditulis Asia Sentinel,” sambung Hinca.

Sementara itu, Wasekjen Andi Arief turut berkomentar terkait kunjungan kader Demokrat ke Dewan Pera.

Ia menegaskan, pihaknya akan mengejar pemberitaan fitnah yang ditulis media Asia Sentinel tersebut hingga menemukan aktor intelektulnya yang ada di Indonesia.

“Hari ini Sekjen @hincapandjaitan akan berkonsultasi ke dewan pers, akan kami kejar fitnah asia sentinel sampai ketemu aktor intelektualnya di Indonesia,” tulis Andi Arief melalui akun twitternya, @AndiArief__.[Ipk]

 

Bagikan Ini :