Ilustrasi/Net

telusur.co.id- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wali Kota Jakarta Selatan Marulah telah melakukan sidak ke apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Hal tersebut dalam rangka mecari tahu dan sekaligus membahas penanganan masalah tindakan prostitusi di apartemen Kalibata City yang kerap terjadi.

Demikian disampaikan Wali Kota Jaksel Marulah di Jakarta, Senin (17/9/18).

Menurut Marulah, para pengelola apartemen Kalibata City telah sepakat menghapus isu-isu negatif di tempat bisnisnya

“Pemerintah, pengelola, warga ingin menghapus meminimalisir isu – isu negatif terkait prostitusi yang marak di Kalibata City,” ujar Marulah.

Marulah melanjutkan, salah satu langkah yang akan ditempuh Pemda DKI ialah memasang CCTV disejumlah titik atau pintu masuk unit apartemen. Dengan demikian setiap kegiatan di apartemen akan terpantau atau terkontrol dengan baik.

“Ada beberapa cara, antara lain yang disampaikan Gubernur memasang CCTV dipintu masuk penghuni maupun tamu, kita bikin CCTV, kita pampang kalau penghuni tentu semua tahu, ini si A ini si B,” jelasnya.

Selain itu, kata Marulah, pihaknya juga sudah memberi peringatan kepada pengelola apartemen agar tak menerapkan sistem sewa kamar harian. Karena, dengan sistem seperti itu menjadi salah satu penyebab suburnya bisnis prostitusi di apartemen Kalibata City.

“Mereka (pengelola) sepakat tidak disewa harian. Jadi, minimum sewa itu satu bulan dan dilakukan pendataan  tehadap penghuni. Penghuni harus ada pendataan disamping pemilik juga saya kira pemilik sudah punya semuanya,” tuntas Marulah.[Ipk]

 

 

Bagikan Ini :