foto|net

telusur.co.id – Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah menilai, mogok para guru honorer merupakan puncak dari persoalan penataan guru honorer di Indonesia.

“Aksi tersebut adalah reaksi dari rencana pemerintah yang akan melakukan rekrutmen CPNS pada tahun ini,” ucap dia dalam keterangan tertulis yang diterima telusur.co.id, Minggu (16/9/18).

Menurut suami dari Ashanty, Jika melihat data, kebutuhan guru saat ini sekitar 988.133. Meskipun data tersebut harus disinkronkan dengan data Kementerian PAN RB.

Oleh sebab itu, dirinya berharap rencana Kemendikbud mengangkat 100 ribu guru honorer menjadi PNS perluy ditingkatkan kuotanya.

“Mengingat nasib guru honorer selama bertahun-tahun tidak memiliki kejelasan,” kata dia.

Musisi asal Jember ini juga mendorong pemerintah untuk serius menuntaskan persoalan guru honorer dengan mencari formulasi yang solutif.

“Aksi mogok guru honorer harus dijadikan momentum oleh pemerintah untuk segera membereskan persoalan ini. Apalagi, saat ini memasuki tahun politik, masalah ini harus dikelola dengan baik oleh pemerintah,” tambahnya.[far]

Bagikan Ini :