Nicholas Saputra dan Dian Satro Wardoyo (tengah)/Net

telusur.co.id- Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra kembali bermain film bersama dalam judul ‘Aruna dan Lidahnya’ yang disutradarai oleh Edwin. Edwin merupakan sutradara yang fokus memproduksi film-film indie seperti film ‘Posesif‘. Dari film tersebut membuat Edwin mendapatkan penghargaan Piala Citra tahun lalu sebagai sutradara terbaik.

Film ‘Aruna dan Lidahnya’ bercerita tentang kisah persahabatan yang akan bersama-sama melakukan perjalanan ke empat kota yaitu Surabaya, Pamekasan (madura), Pontianak, dan Singkawang, sambil mencicipi makanan nusantara. Empat orang sahabat itu ada Aruna (Dian Sastrowardoyo), Farish (Oka Antara), Nad (Hannah Al Rashid), Bono (Nicholas Saputra) berbagi cerita dan pandangan soal kuliner, persahabatan, urusan asmara, hingga konspirasi yang ada di Indonesia.

Aruna merupakan seorang wanita jomblo yang suka makan dan memilih hidup berkarir. Aruna mempunyai pemikiran daripada mencari jodoh lebih baik mencari makanan. Aruna juga memiliki petualangan sendiri dengan kehidupan kulinernya.

“Kenapa saya menerima film ini karena mungkin genre film yang membicarakan soal kekayaan kuliner masih jarang kan di Indonesia ini. Apalagi ini genre film kuliner dan agak romantis komedi. Romantis nya tidak terlalu banyak sih, banyaknya di komedinya,” jelas Aruna dalam video YouTube akun Raditya Dika.

Bono merupakan salah satu sahabat Aruna yang mengikutinha bekerja keliling Indonesia untuk mencicipi makanan Nusantara. Di film ‘Aruna dan Lidahnya’ ini Bono juga merupakan seorang koki ahli yang bekerja di sebuah rumah makan yang suka terhadap makanan Indonesia. Sama seperti asli nya Nicholas Saputra juga pintar memasak.

“Jadi disini makanan itu tidak hanya seperti yang terlihat makanan yang harus di makan, tetapi ada emosi-emosi pada pilihan-pilihan makanan yang sesuai dengan kepribadian.” kata Bono

Bono ikut Aruna keliling Indonesia untuk mencicipi kuliner baru dan untuk mendapatkan inspirasi resep masakan Indonesia.

Film ‘Aruna dan Lidahnya’ yang akan tayang pada 27 September 2018 ini diangkat dari sebuah novel karya Laksmi Pamuntjak yang sudah terbit pada 2014 lalu.[far]

Laporan: Sasya

 

Bagikan Ini :