Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI), M. Ramdhan Ulayo

telusur.co.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI), M. Ramdhan Ulayo mendukung kegiatan akbar Jambore Pemuda Indonesia (JPI) yang merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Jambore pemuda Indonesia tahun 2018 akan berlansung pada tanggal 5-11 Oktober di Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Bangka Selatan, di Sport Center Gelanggang Olahraga (GOR) Junung Besaoh Parit Tiga Taboali.

Menurut dia, kegiatan akbar ini akan mempertemukan perwakilan pemuda dari 34 Provinsi dan 516 Kabupaten Kota se-Indonesia. “Kegiatan Jambore Pemuda Indonesia merupakan implementasi dari undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan dalam konteks pembangunan kepemudaan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu.

Nantinya, kegiatan ini melibatkan perwakilan Pemuda Pemudi Indonesia yang terdiri dari 238 Peserta Putra dan 238 Peserta Putri dari 34 Provinsi, 80 LO dan 34 Pendamping serta 100 orang Volunteer dari unsur Purna Prakarya Muda Indonesia yang merupakan alumni Program Bankti Pemuda Antar Provinsi dan Jambore Pemuda Indonesia.

“Kita mengharapakan acara ini dapat meningkatkan rasa nasionalisme, kapasitas dan kualitas pemuda, mentransformasi nilai budaya bangsa, serta persatuan dan kesatuan dalam menjaga dan memperjuangkan bangsa Indonesia,” katanya.

Sebagai alumni Jambore Pemuda Indonesia, Ulayo yang merupakan putra Maluku yang sering disapa Bung Ulayo ini mengatakan bahwa anggota PPMI dari tingkat pusat sampai kabupaten siap membantu Kemenpora dan Pemprov Babel serta Pemkab Basel untuk mengsukseskan kegiatan JPI.

“Karena dapat mendorong percepatan terwujudnya pemuda yang berkarakter, kapasitas dan daya saing. Terwujudnya pemuda yang mampu menghayati nilai-nilai kearifan lokal guna memperkuat semangat dan rasa kebangsaan melalui presos internalisasi kearifan lokal dan terwujudnya pemuda yang mampu memupuk rasa persatuan, cinta tanah air, penghargaan terhadap pluralisme dan sikap mandiri memiliki intergritas,” ungkapnya. (ham)

Bagikan Ini :