Ferdinan Hutahaean/Net

telusur.co.id – Partai Demokrat akan melakukan langkah hukum terhadap media massa di Indonesia yang turut serta menyebarkan fitnah terkait pemberitaan situs asiasentinel.com.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, kepada telusur.co.id, Kamis (20/9/18).

Disampaikan Ferdinand, media massa baik online, cetak, dan televisi yang memberitakan tanpa cover both side, dan mengutip utuh situs yang dianggap memfitnah Susilo Bambang Yudhoyono, akan digugat, dan dilaporkan ke Dewan Pers.

“Untuk TV, akan kita adukan ke KPI,” kata dia.

Saat diminta keterangan ada berapa media massa yang akan dilaporkan dan diadukan, Ferdinand menyebut satu media online, dan satu media televisi.

“Yang paling teratas, untuk online ada JPNN, dan untuk televisi MetroTV,” kata dia.

“Kami akan adukan JPNN ke Dewan Pers dan MetroTV ke KPI. Kami akan tempuh jalur hukum, atas kerugian yang kami alami.”

Asiasentinel.com

Asia Sentinel menyatakan menarik kembali artikel tentang Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang ditayangkan di situs itu pada 10 September 2018.

“Kami mengakui tidak memberikan kesempatan yang adil dari orang-orang yang disebutkan dalam artikel itu dan bahwa artikel itu hanya satu sisi serta melanggar praktik jurnalisme yang berimbang,” tulis media itu.

Artikel berjudul “Presiden SBY dan ‘Vast Criminal Conspiracy” itu ditulis pemimpin redaksi Asia Sentinel, John Berthelsen.

Menurut surat permintaan maaf itu, tulisan itu telah melukai dan tidak adil pada SBY.

Tulisan itu menjadi viral di media massa dan media sosial di Indonesia. SBY bahkan mengatakan akan mengejar Asia Sentinel saampai ke ujung dunia manapun. [ipk]

Bagikan Ini :