RApat Koordinasi kasus sel tahanan di SMK

telusur.co.id – Kasus dugaan kekerasan pada salah satu SMK di Batam yang dilakukan pembina sekolah, oknum ED yang kebetulan anggota kepolisian Polresta Barelang, Batam. membuat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengambil langkah Konkret.

Begitu disampaikan, Komisioner KPAI, Retno Listiyarti dalam ketangan tertulis yang diterima, Rabu (19/9/18).

“KPAI langsung melakukan pengawasan langsung ke Tanjung Pinang dan Batam pada 16-18 September 2018 kemarin,” ucap dia.

Dijelaskan Retno, kasus dugaan kekerasan dilakukan pembina sekolah, oknum ED yang kebetulan anggota kepolisian Polresta Barelang, Batam itu membuat lembaga pendidikan tercoreng.

“Karena, diduga melakukan tindakan pemukulan, memborgol korban, dan mengurung anak korban lebih dari 48 jam,” imbuh dia.

Untuk menuntaskan kasus tersebut kata retno, pada (17/9/18) KPAI meminta Gubenur Kepulauan Riau (Kepri) untuk memfasilitasi rapat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kompolnas dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.[far]

Bagikan Ini :